Studi Pergeseran Tiang Pancang pada Tanah Lunak : Kasus Pembangunan Tol Semarang - Demak Paket 1B
- Pengarang
- Novera Sagita
- Penerbit
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- Tahun Terbit
- 2025
- Lokasi Simpan
- Perpustakaan Kementerian Pekerjaan Umum
Scan untuk baca online
Proyek Jalan Tol Semarang-Demak adalah bagian dari sistem jalan tol yang menghubungkan Semarang dan Demak. Pada Paket Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak 1B, direncanakan dibangun sebuah elevated bridge sepanjang 392 m dari STA. 1+578 hingga STA 1+970. Pekerjaan elevated bridge ini dirancang menggunakan fondasi tiang pancang. Kondisi tanah di lokasi tersebut adalah tanah Clay dan Silt sangat lunak hingga medium (lapisan compressible) dengan ketebalan hingga kurang lebih 35 meter. Pada lokasi ini dipancang 56 buah tiang beton berdiameter 1,0 m. Pada saat penggalian pekerjaan footing, terjadi pergeseran pada 11 tiang yang telah ditanam pada kedalaman 68 m. Berdasarkan hal tersebut, tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penyebab pergeseran tiang pancang, upaya mitigasi supaya tiang pancang yang belum tergali tidak ikut bergeser dan solusi perkuatan agar daya dukung rencana fondasi tercapai paska terjadinya pergeseran pancang ini. Penelitian ini menganalisis berdasarkan simulasi numerik menggunakan Limit Equilibrium Method (LEM) dan Finite Element Method (FEM). Penelitian ini meninjau penyebab pergeseran dari aspek pengaruh excess pore pressure, tahapan pelaksanaan, dan ada tidaknya alat berat di sekitar lokasi kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi antara karakteristik tanah lunak, adanya penggalian, excess pore pressure dan beban alat berat di sekitar area menjadi faktor penyebab pergeseran. Akibat pergeseran tiang ini, kapasitas dukung fondasi menjadi berkurang sehingga diusulkan penambahan 8 buah titik pancang sebagai perkuatan. Dari hasil analisis salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah untuk meminimalisir pergeseran adalah dengan menurunkan nilai excess pore pressure sebelum dilakukan penimbunan serta memperbesar jarak antara alat berat yang bekerja dengan tiang pancang. Nilai excess pore pressure yang diminimalisir hingga derajat konsolidasi 90% (U90%), nilai lateral displacement dapat diturunkan 27,36 kali lebih kecil dari pada kondisi eksisting. Excavator yang berada pada radius 3,5 m dari tiang pancang menyebabkan nilai pergeseran lateral tiang pancang meningkat 3,7 kali dibandingkan pada area yang tidak terdapat excavator. Untuk file lengkap dapat menghubungi admin perpustakaan.
- 102 dikunjungi
- 0 dibaca
- 0 diunduh
Informasi lengkap
- Judul
- Studi Pergeseran Tiang Pancang pada Tanah Lunak : Kasus Pembangunan Tol Semarang - Demak Paket 1B
- Penulis
- Novera Sagita
- Penerbit
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- Tahun Terbit
- 2025
- Lokasi Penerbitan
- Surabaya
- ISBN
- —
- Kode Pustaka
- PUSAT-5306
- Kode Panggil
- Koleksi Tesis
- Kode Klasifikasi
- —
- Bahasa
- Indonesia
- Lokasi Simpan
- Perpustakaan Kementerian Pekerjaan Umum
- Kolasi
- xviii, 176hlm.
- Judul Seri
- —
- Edisi
- —
- Sumber
- —
Ikhtisar
Ikhtisar koleksi ini belum tersedia.



