Cetak kota hijau

Panduan Pengembangan Kota Hijau Di Indonesia

Tahun Terbit
2013
Lokasi Simpan
Perpustakaan BPIW

Kondisi perkotaan di Indonesia pada saat ini dihadapkan pada tekanan urbanisasi yang berat. Di satu sisi urbanisasi memang Apenting untuk pertumbuhan ekonomi kota. Namun di sisi lain, urbanisasi memicu degradasi kualitas lingkungan permukiman yang diikuti dengan berbagai eksternalitas negatif, seperti banjir, kemacetan, kekumuhan dan krisis infrastruktur. Tantangan ke depan bagi kota-kota di Indonesia pun akan semakin berat dengan hadirnya parameter perubahan iklim (climate change) dan semakin terbatasnya sumberdaya pendukung kehidupan (finite resources). Untuk itu. berbagai upaya mitigasi dan adaptasi perlu diprogramkan dengan baik dalam arus-utama pembangunan perkotaan. Sementara itu, pola produksi dan konsumsi sumberdaya perlu dikembangkan dengan cara-cara yang lebih cerdas dan efisien, sehingga telapak ekologis wilayah yang positif senantiasa dapat dipertahankan. Tantangan tersebut perlu dijawab dengan langkah-langkah nyata yang sistematis, antara lain melalui konsepsi dan pendekatan kota hijau. "Kota Hijau" merupakan sebuah metafora dari pencapaian tujuan-tujuan pembangunan perkotaan berkelanjutan. Secara konseptual, pembangunan perkotaan berkelanjutan merupakan upaya untuk mengintegrasikan secara sinergis dari tiga kepentingan utama dalam pembangunan perkotaan yang meliputi keadilan sosial, mendorong pertumbuhan dan efisiensi ekonomi, dan perlindungan terhadap kelestarian lingkungan.

Bagikan
  • 50 dikunjungi
  • 0 dibaca
  • 0 diunduh

Informasi lengkap

Judul
Panduan Pengembangan Kota Hijau Di Indonesia
Tahun Terbit
2013
Lokasi Penerbitan
Jakarta
ISBN
978-602-17471-2-4
Kode Pustaka
BPIW-508
Kode Panggil
710 END p
Kode Klasifikasi
710
Bahasa
Indonesia
Lokasi Simpan
Perpustakaan BPIW
Kolasi
170 hlm, 21 x 14 cm
Judul Seri
—
Edisi
—
Sumber
—
Subyek
kota hijau

Ikhtisar

Ikhtisar koleksi ini belum tersedia.

Komentar

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menanggapi. Masuk atau daftar untuk menulis komentar.
Masuk untuk berkomentar