Jendela Bandung Pengalaman Bersama Kompas

Pengarang
Tahun Terbit
2007
Lokasi Simpan
Perpustakaan BPIW

Konon, Dayang Sumbi rela terjun ke Kawah Ratu Tangkuban Perahu karena menolak dijadikan istri oleh anak kandungnya sendiri. Di abad ke-20, dua geolog guru besar Institut Teknologi Bandung yakni Th Klompe dan Adrian de Neve (keduanya orang Belanda) dengan sadar menulis wasiat: jika meninggal nanti, abu jenazah harus ditaburkan di Kawah Ratu, tempat peristirahatan terakhir. Dan diadakanlah upacara yang khidmat memenuhi wasiat itu. Abu jenazah menyatu dengan hangatnya tufa belerang. Juga dari Bandung, petinggi sipil dan militer Kolonial Belanda kabur, takut ditawan Tentara Jepang. Mereka lolos setelah pesawatnya berhasil take-off dari Jalan Buahbatu yang dijadikan landas pacu darurat! Simak juga kisah "Kaleng Biskuit" di Braga. Mengapa dia dijuluki "Jalan Culik"? Serta catatan menarik perihal museum dan warisan sejarah Bandung.

Bagikan
  • 71 dikunjungi
  • 0 dibaca
  • 0 diunduh

Informasi lengkap

Judul
Jendela Bandung Pengalaman Bersama Kompas
Penulis
Tahun Terbit
2007
Lokasi Penerbitan
Jakarta
ISBN
9789797093358
Kode Pustaka
BPIW-442
Kode Panggil
959.824 HER j
Kode Klasifikasi
959.824
Bahasa
Indonesia
Lokasi Simpan
Perpustakaan BPIW
Kolasi
xiv + 498 Halaman 15 cm x 23 cm
Judul Seri
—
Edisi
—
Sumber
—

Ikhtisar

Ikhtisar koleksi ini belum tersedia.

Komentar

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menanggapi. Masuk atau daftar untuk menulis komentar.
Masuk untuk berkomentar