Evaluasi Kondisi Geologi Teknik dan Analisis Kestabilan Lereng Portal Outlet Terowongan Jl. Sultan Alimudin - Jl. Kakap Kota Samarinda
- Pengarang
- Wimas Manggala
- Penerbit
- Universitas Gadjah Mada
- Tahun Terbit
- 2023
- Lokasi Simpan
- Perpustakaan Kementerian Pekerjaan Umum
Scan untuk baca online
Dalam rangka mendukung Samarinda sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara, yang menghadapi tantangan urbanisasi dan kemacetan lalu lintas, pengembangan infrastruktur strategis seperti Terowongan Jl. Sultan Alimudin – Jl. Kakap di Kelurahan Selili menjadi prioritas. Terowongan Jl. Alimuddin – Jl. Kakap direncanakan berpenampang tapal kuda, berdimensi galian 12,8 m x 10,5 m, memiliki luas penampang galian sebesar 111,3 m2 dan panjang terowongan 426 m. Pembangunan suatu terowongan erat kaitannya dengan kondisi batuan dan tanah dimana terowongan akan dibangun, kondisi geologi regional di area sekitar lokasi terowongan berupa bagian dari formasi Balikpapan (Tmpb), dan formasi PulauBalang (Tmbp). Penelitian ini akan memberikan rekomendasi mengenai metode ekskavasi yang aman dan sistem penyangga terowongan yang tepat berdasarkan evaluasi kondisi geologi teknik. Hasilnya diharapkan memberikan panduan untuk metode penggalian dan sistem penyangga yang efektif, meningkatkan keamanan dan efisiensi dalam pembangunan terowongan. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan analisa data sekunder yang berasal dari studi literatur dan dokumen perencanaan, sedangkan data primer didapat dari pengukuran langusng di lapangan melalui penyelidikan geologi/geoteknik di lokasi terowongan yaitu kombinasi pemetaan geologi permukaan dan pemetaan permukaan galian terowongan (face mapping), untuk melakukan pemetaan geologi permukaan dan menilai kualitas massa batuan bawah permukaan melalui pemetaan muka galian terowongan dengan menggunakan klasifikasi Rock Mass Rating (RMR). Berdasarkan hasil pemetaan dan pengamatan lapangan, daerah penelitian terbagi atas 3 satuan batuan yaitu Satuan Batulanau, Batulempung, dan Batupasir. Evaluasi metode penggalian terowongan dan sistem penyangga berdasarkan penilaian kualitas massa batuan dengan sistem RMR dan Q-System membagi terowongan atas 7 zona, sedangkan analisis kestabilan lereng menunjukkan bahwa portal keluar terowongan Gunung Manggah memerlukan penanganan tambahan dengan memperkuat lereng. Direkomendasikan penguatan tambahan seperti soil nailing, rockbolts, atau shotcrete untuk meningkatkan stabilitas dan memenuhi (SNI 8460:2017, 2017) dalam kondisi statis serta mengurangi risiko longsor jangka panjang.
- 91 dikunjungi
- 0 dibaca
- 0 diunduh
Informasi lengkap
- Judul
- Evaluasi Kondisi Geologi Teknik dan Analisis Kestabilan Lereng Portal Outlet Terowongan Jl. Sultan Alimudin - Jl. Kakap Kota Samarinda
- Penulis
- Wimas Manggala
- Penerbit
- Universitas Gadjah Mada
- Tahun Terbit
- 2023
- Lokasi Penerbitan
- Yogyakarta
- ISBN
- —
- Kode Pustaka
- PUSAT-6850
- Kode Panggil
- —
- Kode Klasifikasi
- —
- Bahasa
- Indonesia
- Lokasi Simpan
- Perpustakaan Kementerian Pekerjaan Umum
- Kolasi
- 80 hlm.
- Judul Seri
- —
- Edisi
- —
- Sumber
- —
Ikhtisar
Ikhtisar koleksi ini belum tersedia.



