Evaluasi Geologi Teknik dan Analisis Stabilitas Lereng Inlet Terowongan Pengelak Bendungan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah

Pengarang
Tahun Terbit
2025
Lokasi Simpan
Perpustakaan Kementerian Pekerjaan Umum
Kode QR untuk membuka halaman ini di perangkat lain

Scan untuk baca online

Buka di perangkat lain Pindai kode ini untuk membaca koleksi di ponsel.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian PUPR berencana membangun 65 bendungan melalui Direktorat Jenderal SDA. Salah satu bendungan yang direncanakan akan di bangun adalah bendungan Jatinegara untuk menjamin ketersediaan air irigasi untuk 3 (tiga) kali masa tanam dalam 1 tahun. Bendungan Jatinegara berada diantara Kec. Jatinegara, Kab. Tegal dan Kec. Warungpring, Kab.Pemalang. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi geologi teknik di area rencana bendungan, mengetahui stabilitas lereng inlet terowongan pengelak, menentukan metode penggalian dan sistem penyangga rencana terowongan tersebut. Evaluasi geologi teknik dalam penelitian ini dilakukan dengan evaluasi tingkat pelapukan, serta mengelompokkan kelas massa batuan dengan menggunakan klasifikasi RMR dan GSI. Analisis stabilitas lereng akan menggunakan Metode Kesetimbangan Batas (Limit Equilibrium Method). Geomorfologi di lokasi penelitian tersusun atas 3 satuan yaitu aluvial berlereng landai, punggungan homoklin berlereng curam, dan perbukitan kaki gunungapi berlereng sangat curam. Litologi tersusun atas 3 jenis yaitu satuan batupasir karbonatan sisipan batulanau karbonatan dengan pelapukan di permukaan lapuk tinggi dan lapuk rendah, massa batuan bawah permukaan RMR kualitas sangat buruk hingga sedang, GSI sangat buruk hingga baik. Breksi andesit dengan pelapukan di permukaan tanah residu dan lapuk tinggi, massa batuan bawah permukaan RMR dan GSI kualitas buruk, kemudian endapan bongkah- pasir. Hasil evaluasi desain lereng inlet terowongan menunjukkan lereng mampu mempertahankan stabilitasnya. Rekomendasi metode penggalian berdasarkan RMR, yaitu kelas massa batuan sangat buruk adalah multiple drift dengan Stand up time adalah 1 jam, kelas massa batuan buruk dan sedang adalah dengan top heading dan bench, 4 jam stand up time untuk kelas massa batuan buruk dan 1 hari untuk kelas massa batuan sedang. Rekomendasi sistem penyangga yang disarankan dalam RMR yaitu kombinasi rockbolt, wiremesh, shotcrete dan rib dengan variasi panjang rockbolt 4-6 m, spasi 1-2 m, tebal shotcrete atap 50-200 mm, dan dinding 30 – 150 mm serta muka galian setebal 50 mm, kemudian pemasangan rib ringan ketika diperlukan. Untuk mendapat file lengkap dapat menghubungi admin perpustakaan.

Bagikan
  • 106 dikunjungi
  • 1 dibaca
  • 0 diunduh

Informasi lengkap

Judul
Evaluasi Geologi Teknik dan Analisis Stabilitas Lereng Inlet Terowongan Pengelak Bendungan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah
Tahun Terbit
2025
Lokasi Penerbitan
Yogyakarta
ISBN
—
Kode Pustaka
PUSAT-4531
Kode Panggil
Koleksi Tesis
Kode Klasifikasi
—
Bahasa
Indonesia
Lokasi Simpan
Perpustakaan Kementerian Pekerjaan Umum
Kolasi
xii, 150hlm.
Judul Seri
—
Edisi
—
Sumber
—

Ikhtisar

Ikhtisar koleksi ini belum tersedia.

Komentar

Belum ada komentar Jadilah yang pertama menanggapi. Masuk atau daftar untuk menulis komentar.
Masuk untuk berkomentar

Buku Terkait

Terkait dan sejenis berdasarkan relevansi dan subjek