Analisis Kondisi Geologi Teknik untuk Penentuan Metode Penggalian dan Sistem Perkuatan Terowongan Pengambilan Bendungan Tiga Dihaji Sumatera Selatan
- Pengarang
- Afif Arta Kusuma
- Penerbit
- Universitas Gadjah Mada
- Tahun Terbit
- 2025
- Lokasi Simpan
- Perpustakaan Kementerian Pekerjaan Umum
Scan untuk baca online
Pembangunan Bendungan Tiga Dihaji berada di Desa Sukabumi, Kecamatan Tiga Dihaji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini difokuskan pada terowongan pengambilan (intake tunnel) yang direncanakan akan dibangun pada bukit tumpuan kiri berupa 1 (satu) buah terowongan dengan dimensi panjang 190,00 m dan diameter sebesar 5,00 m. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi geologi dan geologi teknik agar diketahui metode penggalian dan sistem perkuatan yang direkomendasikan berdasarkan Q-System dan JSCE. Lingkup kegiatan meliputi pengamatan aspek geologi teknik, pengambilan sampel batuan dan pengujian laboratorium, pengamatan hasil pengeboran inti, analisis kualitas massa batuan, analisis metode penggalian, analisis sistem perkuatan, serta analisis data statistik untuk mengetahui parameter yang paling mempengaruhi nilai Q-System pada lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 2 (dua) satuan litologi pada lokasi penelitian, yaitu satuan tuf dan satuan perselingan batupasir karbonatan dengan batulanau karbonatan. Penilaian kualitas massa batuan bawah permukaan pada trase terowongan pengambilan (intake tunnel) dilakukan berdasarkan 4 (empat) titik pengeboran inti yaitu titik bor INT-1, INT-2, INT-3, dan INT-7 dengan satuan litologi berupa perselingan batupasir karbonatan dengan batulanau karbonatan. Kualitas massa batuan berdasarkan Q-System termasuk dalam rentang kategori poor hingga fair, sedangkan berdasarkan JSCE termasuk dalam rentang kategori CII hingga kategori B dengan jenis batuan L Berlapis. Berdasarkan kualitas massa batuan tersebut, didapatkan metode penggalian terowongan yang direkomendasikan adalah berupa penggalian seluruh muka bidang galian (full-face method). Sistem perkuatan yang direkomendasikan berdasarkan Q- System adalah unsupported or spot bolting dengan menggunakan baut batuan (rockbolt) pada bagian atap dan dinding terowongan. Sedangkan berdasarkan JSCE berupa baut batuan (rockbolt), beton semprot (shotcrete), dinding (lining) dengan ketebalan, dimensi, jarak spasi, serta area pemasangan sesuai dengan ketentuan berdasarkan kategori massa batuan. Untuk mendapatkan file lengkapnya dapat menghubungi admin perpustakaan.
- 92 dikunjungi
- 0 dibaca
- 0 diunduh
Informasi lengkap
- Judul
- Analisis Kondisi Geologi Teknik untuk Penentuan Metode Penggalian dan Sistem Perkuatan Terowongan Pengambilan Bendungan Tiga Dihaji Sumatera Selatan
- Penulis
- Afif Arta Kusuma
- Penerbit
- Universitas Gadjah Mada
- Tahun Terbit
- 2025
- Lokasi Penerbitan
- Yogyakarta
- ISBN
- —
- Kode Pustaka
- PUSAT-4520
- Kode Panggil
- Koleksi Tesis
- Kode Klasifikasi
- —
- Bahasa
- Indonesia
- Lokasi Simpan
- Perpustakaan Kementerian Pekerjaan Umum
- Kolasi
- xiv, 169hlm.
- Judul Seri
- —
- Edisi
- —
- Sumber
- —
Ikhtisar
Ikhtisar koleksi ini belum tersedia.



